Selasa, 27 November 2012

Cost Of Capital ( Biaya Modal)



Oleh : Ririn Nur Aini

Akuntansi Manajemen 2012 -1, Prodi Ekonomi Syariah, Universitas Yudharta Pasuruan.
PENGERTIAN BIAYA MODAL
            Biaya modal (Cost of Capital) adalah biaya riil yang harus dikeluarkan oleh perusahaan utk memperoleh dana baik yang berasal dari hutang, saham preferen, saham biasa, dan laba ditahan untuk mendanai suatu investasi atau operasi perusahaan.
Penentuan besarnya biaya modal ini dimaksudkan untuk mengetahui berapa besarnya biaya riil yang harus dikeluarkan perusahaan untuk memperoleh dana yang diperlukan.
Perhitungan biaya modal sangat penting karena:
  1. Maksimalisasi nilai perusahaan mengharuskan biaya-biaya  (termasuk biaya modal) diminimumkan
  2. Keputusan penganggaran modal ( capital budgeting) memerlukan estimasi biaya modal
  3. Keputusan-keputusan  penting lain seperti leasing dan modal kerja juga memerlukan estimasi biaya modal
Biaya modal dihitung berdasarkan biaya untuk masing-masing sumber dana (biaya modal individual). Namun, jika perusahan menggunakan beberapa sumber modal maka biaya modal yang dihitung adalah biaya modal rata-rata tertimbang dari seluruh modal yang digunakan. Biaya modal rata-rata tertimbang ini disebut dengan  ”weight average cost of capital” (WACC).
Konsep biaya modal erat kaitannya dg konsep tingkat keuntungan yg disyaratkan (required rate of return) yg dapat dilihat dari 2 sisi yaitu investor & persh. Sisi investor, tinggi rendahnya required rate of return mrupakan tingkat keuntungan (rate of return) yg mencerminkan tingkat risiko dari aktiva yang dimiliki.
Sisi perusahan yang menggunakan dana (modal), besarnya required rate of return merupakan biaya modal (cost of capital) yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan modal tersebut.
FUNGSI BIAYA MODAL
  1. Terkait dengan pajak yang dikenakan pada perusahaan.
Biaya modal yang dikenakan pada modal pinjaman berbeda dengan biaya modal dari modal sendiri. Konsep perhitungan biaya modal didasarkan pada perhitungan :
a. sebelum pajak (before tax basis)
Perlu disesuaikan dulu dengan  pajak  sebelum dilakukan peritungan biaya modal rata-ratanya seperti obligasi.
            b. setelah pajak (after tax basis).
  1.  Sebagai Discount Rate untuk  menentukan diterima atau ditolaknya suatu usulan investasi yaitu dengan membandingkan tingkat keuntungan (rate of return) dari usulan investasi tersebut dengan biaya modalnya.
Biaya modal di sini adalah biaya modal yang menyeluruh (overall cost of capital). Misalnya jika kita menggunakan metode Net Present Value atau Profitability Index untuk menentukan diterima atau ditolaknya suatu usulan investai, maka biaya modal berfungsi sebagai "discount rate" yang digunakan untuk menghitung nilai sekarang dari proceeds dan pengeluaran investasi.
Jenis Biaya Modal
1. Biaya Modal Individual
a.  Biaya Modal Hutang Jangka Pendek
b.  Biaya Modal Hutang Jangka  Panjang
c.  Biaya Modal Saham Preferen
 d.  Biaya Modal Saham Biasa dan Laba Ditahan
2. Biaya Modal Keseluruhan
a.       Biaya Modal Hutang Jangka Pendek
b.       Biaya Modal Hutang Jangka Panjang 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar